Tampilkan postingan dengan label Biografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biografi. Tampilkan semua postingan

Buqa'awiyya Adalah Sahabat Nabi yang Masih Hidup Sampai Sekarang

SEPINTAS - Seputar Info dan Kreativitas. Berbicara tentang Sahabat Nabi, pasti yang terbayang dibenak adalah mereka yang hidup pada jaman Rasulullah saw. kemudian menyaksikan dan mendengarkan perkataan beliau lalu disebarkan menjadi hadits. Berbeda dengan Sahabat yang satu ini, yang masih hidup sampai sekarang bernama Buqa'awiyya. Sahabat yang satu ini berbeda dengan sahabat-sahabat yang lain. Mengapa demikian? Karena sahabat ini berupa pohon.

Pohon ini dijuluki "The Only Living Sahabi" artinya Sahabat Nabi yang Masih Hidup

Buqa'awiyya
Buqa'awiyya

Sampai sekarang masih tegak berdiri di sebelah utara Yordania dan sudah berumur ribuan tahun. Disekitarnya hanya hamparan padang pasir yang luas, tak ada pohon lain kecuali Buqa'awiyya.

Mengapa dikatakan Sahabat? Karena dibawah pohon inilah Rasulullah saw. berteduh dan ada peristiwa yang menakjubkan dari kisah pohon ini.

Suatu ketika waktu beliau berumur 12 tahun, beliau dibawa berniaga oleh pamannya yaitu Abu Thalib. Dalam perjalanan, mereka singgah sebentar untuk beristirahat dan memilih untuk berteduh dibawah pohon kebetulan tidak jauh dari tempat mereka beristirahat ada sebuah biara. Ternyata dibalik biara ada seorang pendeta yang memperhatikan mereka, namanya Buhaira.

Lukisan Yang Mengesankan Karya Leonid Afremov

Warna-Warni Menara Eiffel
Bagaimana pendapat anda tentang gambar disebelah?

Inilah salah satu hasil karya dari seorang seniman asal Belarus. "loh, bukannya belarus yang biasa ngumpul dibangkai tikus?" (belatung keles). "awas! jangan dimakan, makanannya belatung. nanti kamu bisa mati" (BERACUN KAMP**T).

Nah, Belarus itu adalah negara yang terletak diantara Rusia, Ukraina, Polandia, Lithuania, dan Latvia.

Oke, disini yang dibahas bukan negara, tapi seorang pelukis yang menggunakan pisau palet sebagai alat lukisnya. Namanya Leonid Afremov, lahir dan dibesarkan di Vitebsk pada tahun 1955. Afremov merupakan seniman lulusan dari Sekolah Seni Vitebsk (Vitebsk Art School). Ia lulus pada tahun 1978 dan merupakan salah satu anggota elit. Pada tahun 1990, Afremov pindah ke Israel. Namun di Israel, Afremov tinggal tidak begitu lama. Setelah di Israel, kemudian pindah lagi ke Amerika dan menetap sampai sekarang.

Karya Fotografi Yang Unik (Pensil vs Kamera)

Pensil Vs Kamera
Teknik fototografi yang satu ini namanya Pensil vs Kamera, yaitu perpaduan antara gambar yang dilukis diatas kertas putih lalu disejajarkan posisinya dengan objek kemudian di jepret menggunakan kamera. 

Adalah karya seni dari seorang seniman asal Belgia yang bernama Ben Heine. Lahir di Abidjan, Pantai Gading pada tanggal 12 Juni 1983. Pada tahun 2010, Ben telah memulai gaya fotografi pensil vs kamera. Ide ini datang secara kebetulan pada saat Ben selesai menulis surat. Awalnya, sebelum surat itu dimasukkan kedalam amplop, Ben membaca ulang isi surat tesebut didepan televisi. Pada saat itulah secara spontan Ben melihat kertas suratnya ditembus oleh cahaya telivisi dan kertasnya seperti transparan.

Sultan Hasanuddin (de Haav van de Oesten)

Sultan Hasanuddin Tumenanga Ri Balla Pangkana begitulah nama lengkapnya. Dan sekarang lebih dikenal dengan nama Sultan Hasanuddin. Lahir di Makassar pada 12 Januari 1631. Sejak kecil dia dikenal dengan nama I Mallombasi Muhammad Bakir Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangepe. Putra kedua dari Sultan Malikussaid yang merupakan Sultan ke-6 Kerajaan Gowa-Tallo. Sultan Hasanuddin memang dari kecil sudah menonjolkan bakat kepemimpinan dan keberanian serta kesalehannya terhadap agama Islam. Maka tidak berlebihan jika ia sering ditunjuk sebagai utusan Kerajaan Gowa-Tallo untuk mendatangi kerajaan-kerajaan lain. Ia juga ditunjuk selaku panglima perang Kerajaan Gowa-Tallo. Pada tahun 1654, I Mallombasi Muhammad Bakir Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangepe naik tahta dan diberi gelar Sultan Hasanuddin Tumenanga Ri Balla Pangkana.

Kerajaan Gowa-Tallo adalah kerajaan yang dikenal dengan wilayah terluas sehingga Kerajaan Gowa-Tallo sering disebut sebagai kerajaan terbesar di Indonesia Timur. Wilayah Kerajaan Gowa-Tallo meliputi Sulawesi Selatan, Pulau Selayar, Pulau Muna, Pulau Buton, hingga Sumbawa di Nusa Tenggara Barat. Untuk meluaskan wilayah kerajaan, mereka harus menundukkan dan mengusir raja-raja yang sebelumnya berkuasa ditempat itu. Salah satu raja yang pernah diusir adalah Raja Bone, yaitu Arung Palakka.

Kerajaan Gowa-Tallo beribukota di Makassar. Pada saat itu, Makassar adalah pusat perdagangan yang dikenal sangat ramai. Saking ramainya sehingga banyak para pedagang yang datang kemudian pergi dari Makassar, entah itu pedagang pribumi maupun pedagang asing yang datang untuk berniaga. Penduduk makassar sangat dikenal sebagai pelaut-pelaut yang hebat dan tangguh. Karena sebagian besar penduduk Makassar mempunyai mata pencaharian